Depok 3 Juni 2017 — masjidibadurrahman.or.id

Selama ini shalat tarawih di masjid Ibadurrahman dilakukan dalam waktu sebagaimana yang berlaku pada umumnya masjid di area depok yaitu selesai sekitar jam 20.30 WIB. Adapun Surat Al Qur’an setelah alfatehah yang dibaca dalam sholat biasanya dibatasi atau dipilih yang tidak terlalu panjang menyesuaikan jam selesainya tarawih.

Namun kemarin, hari Sabtu 3 Juni 2017 Panitia Ramadhan Ibadurrahman sengaja merancang shalat tarawihnya berbeda. Kali ini waktu selesainya tidak dibatasi, yang penting dalam 8 rakaat shalat tarawih dapat menyelsaikan 1 Juz atau sekitar 10 halaman Al Quran.

Program insidental ini sendiri bukan merupakan program  yang akan dibuat rutin selama ramadhan ini.  Panitia ingin mengajak kepada jamaah merasakan bagaimana shalat tarawih yang mendekati dengan apa yang Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam contohkan. Meskipun secara kuantitas tentu masih jauh dengan apa yang biasa Rasulullah lakukan. Kalau Rasulullah bisa sampai bengkak kakinya akibat lama berdiri dalam sholat malamnya, mungkin kita hanya akan sedikit pegal  kaki saja.

Setelah sosialisasi selama 2 hari sebelum pelaksanaan, tibalah pelaksanaan tarawih 1 Juz pada  hari Sabtu 3 Juni 2017. Pada saat shalat isya terlihat jamaah ikhwan mencapai 6 shaf dan Alhamdulillah sampai sholat witir selesai jamaah masih bertahan 4 shaf. Sementara jamaah akhwat mencapai 2 shaf.

Jumlah waktu pelaksanaan Shalat tarawih 1 Juz ini ternyata hanya selisih sedikit dengan tarawih biasa. Biasanya selesai jam 20.30 kini menjadi 21.15, jadi hanya berbeda 45 menit.

Dari pengamatan sebelum shalat memang jamaah yang ikut terlihat sudah siap untuk tarawih spesial ini. Hal ini terlihat dari perlengkapan yang dibawa. Ada yang persiapan antisipasi kehausan dengan  membawa air dalam botol atau wadah. Kemudian terlihat juga jamaah yang mengenakan jaket karena mungkin takut masuk angin akibat kipas angin yang kenceng. Namun ada juga yang siap-siap dengan alquran terjemahan yang mungkin saja  bisa dikenali atau dibaca artinya saat jeda istirahat. Dari panitia juga tidak kalah persiapannya. Sebelum shalat dimulai sudah dibagi-bagi air mineral di setiap barisan sholat.

Nah bagaimana dengan  selama shalat berlangsung? Dari pengamatan di CCTV masjid terlihat jamaah khusuk atau tenang sekali mengikuti shalat ini meskipun berdirinya relatif lebih lama dari biasanya. Namun jika diamati selama jeda  istirahat terlihat banyak jamaah mulai memegang pegang betis kakinya. Mungkin sedikit terasa kaku akibat berdiri lama.  Namun dari wajah wajah mereka terlihat masih sangat antusias dan segar tanda bahwa  siap mengikuti tarawih lebih lama lagi.

Setelah selesai shalat tarawih sebagian jamaah tetap berkumpul untuk bercengkerama sambil makan-makan dari hidangan yang disiapkan sebagian jamaah. Dari percakapan tersirat pesan sebenarnya mereka  siap lanjut  tarawih 1 juz atau setidaknya untuk hari hari libur.

Evaluasi dari pelaksanaan tarawih 1 Juz ini di antaranya sebagaimana terlontar saat cengkerama adalah mengenai waktu jeda istirahat hendaknya lebih lama. “Sebenarnya pengin ngopi dulu tadi tapi keburu mulai lagi tarawihnya” ujar salah seorang jamaah dengan tertawa lebar.

Semoga apa yang panitia Ramadhan upayakan ini bisa diterima para jamaah sebagai bagian dari peningkatan kualitas ibadah kita di masjid ibadurrahman.  Dan sebagaimana disitir oleh Ust. Taupik Lubis semoga pegal kaki kita, capek nya badan kita akibat mengikuti tarawih panjang ini bisa menjadi hujjah kita di yaumul akhir kelak bahwa kita termasuk umat Muhammad Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam  yang senantiasa menghidupkan sunnahnya. (YW)

Tarawih 1 Juz di Masjid Ibadurrahman

2 thoughts on “Tarawih 1 Juz di Masjid Ibadurrahman

  • March 28, 2018 at 5:13 am
    Permalink

    sholat tarawih adalah sholat sekali setahun dalam bulan ramdhan, smua orang sangat antusias menyambut kedatangan bulan ramadhan.apakah tarawih 1 juz tidak terlalu panjang untuk orang yang sudah lanjut usia?

    Reply
  • May 7, 2019 at 3:06 am
    Permalink

    Kalau menurut pengamatan saya yang berat bagi orang yang sudah tua justru gerak yang terlalu cepat. Sedangkan tarawih 1 juz akan lebih lama berdirinya. Geraknya justru pelan dan tidak buru buru. Tapi mungkin harus tanya langsung pada jamaah yg sudah tua. Apakah memberatkan atau tidak

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

YouTube
YouTube